karena anakku yg baru pulang dari jogja berujar pengen sekali makan kepiting maka aku ke pasar mencari makhluk unik tersebut. saat milih-milih entah kenapa tiba-tiba jari telunjukku merasa ada cepitan yang menggigit sakit sekali. secara refleks tangan kuhentakkan dengan cepat dan kepiting yang menjapitku terbanting ke lantai. rupanya saat aku milih-milih tak sengaja jari telunjukku masuk ke capit yang menganga itu.
kulihat jariku yang berdarah. ternyata ada bagian kuku dan ujung daging yang robek. dengan rasa yang cekot-cekot aku masih berputar di dalam pasar untuk membeli keperluan lainnya. singkat kata, aku masak dalam kondisi luka belum dibalut dan senut-senut. selesai masak aku cuci semua peralatan dapur yang kotor lalu bersih-bersih yang lain. baru malamnya aku membalut dengan hansaplas gara-gara kukunya suka kecantol benda yang kupegang dan rasanya tambah cleeeeng....
aku baru sadar tiga hari setelah kejadian itu: aku butuh perhatian anakku yang tak kudapatkan. andai dia bilang, 'ma, ga sah cuci2 biar aku aja' atau apalah
andai ...
ternyata menjadi ortu itu sangat berat atau malah berat banget
tambah tua semakin tambah sensitif
untuk mendapatkan perhatian dari anak-anaknya betapa susahnya.
0 komentar:
Poskan Komentar