merapi, itu nama gunung yang ada di jawa tengah
merapi, menurut para ahli, dia masih aktif
dan sekarang ia sedang memperlihatkan dirinya
dia tidak hanya menggeliat
dia tidak hanya berdehem
dia tidak hanya menggerutu
tapi dia sudah berteriak lantang kepada kita
apapun tanda yang dia sampaikan
kita manusia bebas memaknainya
persepsi adalah hak setiap orang
meyakini adalah hak setiap insan
tapi hendaknya semua bermuara pada satu
hanya Allah Sang Pemilik jagad ini
yang patut kita sembah
Dia punya banyak cara menegur kita
dan hanya orang-orang yang memiliki kepekaan
yang mempu menangkap apa yang Ia sampaikan
saya belajar dari hasil penelitian Dr. Masaru Emoto terhadap air
penemuannya telah membuka pintu hati kita
bagaimana semestinya kita memperlakukan air
jika kita memperlakukan dengan baik, air akan merespon positif
demikian juga terhadap yang lain termasuk gunung merapi
memang wilayah Indonesia adalah tempat bertemunya tiga lempengan
yang menyebabkan sering terjadi gempa dan bencana alam lainnya
memang gunung berapi itu pada suatu waktu bisa meletus
tapi memaknai dengan kearifan pun akan memberi dampak yang baik
sudahkah kita berhenti mengeksploitasi alam ini
hanya untuk memenuhi kepuasan kita yang tak pernah puas?
sudah berapa lama kita menceruk isi bumi demi untuk ini itu
sehingga keseimbangan alam menjadi semakin tak seimbang?
kita membangun rumah-rumah kita supaya indah dan megah
kita mengambil apa saja yang ada di alam ini tanpa peduli
apakah akibat yang ditimbulkan
batu, pasir, tanah, pohon, air tanah
kalau air saja bisa mereaksi positif jika kita perlakukan dengan baik
itupun berlaku juga untuk yang lain
gunung, air, angin, gelombang adalah alat saja milik Sang Khalik
yang dipakai untuk mengembalikan ketajaman mata hati kita
yang telah ditumpulkan oleh banyak hal
yang menjadikan kita semakin tuli, bego, tercerabut dari kearifan lokal
yang menjadikan kita jauh dari sinyal-sinyal alam
yang menjadikan kita tidak lagi menganggap alam separuh jiwa kita
bukankah tanpa alam kita tak mungkin hidup?
jadi supaya kita hidup
maka alam juga harus kita biarkan hidup
berilah dia ruang, berilah dia kemerdekaan
marilah kita belajar mendengar suara alam
dan berilah dia kasih sayang
hidup bukan mengambil sebanyak-banyaknya
tapi memberi sebanyak-banyaknya
mengapa? karena karakter Allah adalah memberi
dan kita yang telah dicipta serupa gambar-Nya
seharusnya memiliki karakter yang sama dengan Dia
karena semua yang baik, semua yang benar, semua yang mulia,
semua yang adil, semua yang suci, semua yang sedap didengar,
dan yang disebut kebajikan, serta yang patut dipuji,
hanya milik-Nya.
1 komentar:
merapi.....
Poskan Komentar